PDIP Maklumi Prabowo yang Ragu Nyapres


PDIP menghormati keputusan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang belum memastikan pencapresan dirinya. Tapi PDIP tak terkecoh dengan sikap politik Prabowo. “Bisa jadi itu bagian dari strategi Prabowo untuk menarik simpati publik. Kalau kami masih memprediksi Prabowo Subianto akan maju Pilpres 2019,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dimintai konfirmasi.

PDIP percaya, apa yang dilakukan Prabowo sudah direncanakan sejak jauh hari. “Saya percaya, semua sudah by-design, bukan by-accident. Jangan terkecoh dengan pengumuman-pengumuman pada tanggal tertentu ada deklarasi ini-itu. Matematika politik tidak semudah mengisi teka-teki silang di koran,” tambahnya.

“Sikap kami tak terpengaruh oleh strategi kompetitor karena kami memiliki strategi sendiri yang tak perlu diungkap ke publik. Saat ini PDIP mensosialisasikan pencalonan Jokowi ke kantong-kantong konstituen, yakni ponpes dan ulama,” tutur Baidowi.

“Menurutku, kepagian kalau menyatakan Jokowi akan menang, di atas kertas memang ya kalau unit analisisnya adalah jumlah partai yang mendukung Pak Jokowi untuk Pilpres,” kata Eva dikonfirmasi secara terpisah.

Sebelumnya, Prabowo belum memastikan pencapresannya. Prabowo meminta publik bersabar. Dia mengaku masih mencari yang terbaik.

“Deklarasi itu kan kalau ada tiket, kan kalau ada tiket dan juga belum tentu situasi kan berkembang ya, kita berpikir positif, sabar-sabar lah, kita cari yang terbaik,” kata Prabowo di sela Rakernas Bidang Hukum dan Advokasi DPP Gerindra di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (5/4).